Inilah Alasan Dibuatnya Larangan Judi di Indonesia

Inilah Alasan Dibuatnya Larangan Judi di Indonesia! Perjudian di Indonesia sudah seperti kegiatan sehari-hari yang wajar. Tidak hanya dalam jumlah besar, tetapi dalam jumlah kecil yang tanpa disadari. Melihat besarnya peluang keuntungan bandarqq yang bisa didapatkan, maka banyak sekali yang menjadikan judi sebagai sumber penghasilan.

Banyaknya masyarakat Indonesia yang akhirnya berlomba-lomba memenangkan judi. Maka pada masa pemerintahan Ali Sadikin, DKI Jakarta melegalkan judi untuk berbagai kepentingan. Di mana taruhan uang asli ini ternyata bisa membawa banyak sekali dampak baik bagi kesuksesan pembangunan.

Surabaya pun tidak mau kalah pada 1969 mengeluarkan Lotto atau juga disebut dengan Lotres Totalisator untuk menghimpun dana penyelenggaraan PON. Judi pada masa itu dimainkan secara bebas sebelum berlakunya larangan judi di Indonesia. Yang mana pertama kali dimulai sekitar tahun 1993. Berikut beberapa alasan mengapa perjudian sangat dilarang di Indonesia!

Alasan Judi Terlarang di Indonesia

Memunculkan Tindak Kriminal

Salah satu hal yang membuat pemerintah Indonesia menerapkan larangan bermain judi yakni karena membawa banyak kerugian. Apabila kita lihat lebih jauh, banyak sekali orang yang akhirnya malas untuk bekerja. Mereka lebih mengandalkan keberuntungan dalam berjudi. Selain membuat orang menjadi malas bekerja, ternyata hal ini yang menjadi awal mula kerugian lain, yaitu munculnya tindak kriminal di kalangan masyarakat.

Banyak kasus kriminal yang muncul di masyarakat karena perjudian, seperti perampokan, perkelahian, hingga pembunuhan. Hal ini timbul dari kecenderungan masyarakat yang mulai kalah dan akhirnya jatuh miskin. Namun, kebutuhan akan uang sebagai modal inilah yang semakin besar dan sulit untuk didapat. Sehingga berbagai tindak kriminal tersebut pun terjadi, maka larangan judi di Indonesia pun diberlakukan. 

Membuat Miskin

Tidak hanya berdampak bagi para pemainnya saja, negara sendiri ikut mengalami kerugian finansial karena adanya perjudian. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang mencari permainan taruhan uang asli hingga ke luar negeri, dan mereka menghamburkan uang di sana. Sehingga, jelas membuat kerugian pada negara karena kekalahan terus-menerus, dan akhirnya membuat pemain semakin banyak “membuang” uang di luar.

Menyebabkan Candu

Sama halnya dengan rokok atau minuman keras, ternyata judi juga memberikan efek candu yang parah. Apalagi sekarang judi sudah bertransformasi dalam versi online yang jelas membuat banyak orang lebih mudah menjangkaunya. Dengan adanya permainan berbasis internet ini, jelas semakin menjadi-jadi. Maka dari itu, wajib sekali adanya larangan judi di Indonesia, terlebih untuk masyarakat usia muda.

Tentunya tidak ada hal baik dari sesuatu yang berlebihan, apalagi kecanduan dalam hal negatif. Seperti poin yang sudah kita bahas di atas, tentu Anda sudah bisa menilai apa sajakah yang akan timbul dari kecanduan judi ini. Semua hal jadi berpusat pada permainan judi saja, dan jelas tidaklah baik untuk kita masyarakat Indonesia yang harusnya bergerak maju.

Bertentangan dengan Moral

Melihat banyak hal negatif yang muncul dan memberi dampak buruk baik bagi pemain atau sekitar. Maka, jelas saja ini bertentangan dengan moral, dan menjadi hal yang dibenci oleh masyarakat Indonsia. Jadi, Anda pasti paham betul mengapa sampai adanya larangan judi di Indonesia setelah sempat legal. Karena meskipun sempat memberikan dampak positif, ternyata lebih banyak dampak negatifnya.

Pasal Larangan Perjudian

Pertama ialah ada di UU No. 7 tahun 1974 yang berisi tentang penertiban kegiatan perjudian. Lalu diikuti dengan adanya lembaran negara tahun 1974 Nomor 54 mengalami penambahan, yakni Nomor 3040. Di mana penambahan itu dimaksudkan untuk membatasi segala jenis kegiatan perjudian hingga sekecil-kecilnya. Hingga pada akhirnya menjadi penghapusan judi untuk seluruh wilayah Negara Republik Indonesia. Dari sinilah larangan judi semakin berkembang dan ketat tentunya.

Setelah itu, dari UU di atas Peraturan Pemerintah pun dikeluarkan tentang pelaksanaan dari penertiban kegiatan judi ini. Contohnya saja pada Pasal 1 ayat 2 yang menyatakan bahwa izin dari penyelenggaraan judi ini dicabut sejak 31 Maret 1981, dan berlaku hingga sekarang. Pemerintah berusaha semaksimal mungkin agar segala larangan judi di Indonesia, baik besar atau sekecil apapun bisa terhapuskan dari tanah air.

Sayangnya, masih sedikit kesadaran masyarakat tentang seberapa buruknya dampak yang ditimbulkan dari judi. Oleh sebab itu, larangan bermain judi pun semakin diperketat dengan adanya hukum pidana yang diberlakukan. Yakni pada pasal 303 KUHP, di mana siapa saja yang mengikuti atau ikut bermain judi akan dikenakan sanksi yaitu hukuman penjara selama 4 tahun. Tidak sampai situ saja, bagi pelanggar juga akan dikenakan denda sebesar 10 juta rupiah.

Aturan di atas ini sendiri ditujukan untuk segala jenis permainan judi di tempat umum. Baik itu di Casino, ataupun sabung hewan seperti ayam atau sapi. Dengan munculnya undang-undang di atas, maka bandar atau agen perjudian akhirnya membuat taruhan mereka secara online. Karena melihat aksesnya yang lebih mudah dan “tertutup”. Maka, pemerintah segera menyadarinya dan membuat peraturan baru dari larangan judi di Indonesia yang sudah dibuat sebelumnya.

Dikeluarkannya UU Nomor 11 tahun 2008, larangan tentang perjudian tidak hanya untuk fisiknya saja. Tetapi juga dalam bentuk apapun, termasuk untuk judi online ini. Bagi mereka yang kedapatan memainkan atau membuat situs judi ini, maka akan dikenakan hukuman penjara paling lama 6 tahun. Tidak lupa juga denda yang dikenakan hingga 1 miliyar rupiah.

Demikianlah beberapa alasan mengapa munculnya larangan judi di Indonesia, beserta juga dengan hukumannya. Adanya peraturan perundang-undangan ini, diharapkan masyarakat memiliki kesadarn penuh untuk menjalankan pelaksanaan dari penertiban kegiatan judi ini.

Banyaknya masyarakat Indonesia yang akhirnya berlomba-lomba memenangkan judi. Maka pada masa pemerintahan Ali Sadikin, DKI Jakarta melegalkan judi untuk berbagai kepentingan. Di mana taruhan uang asli ini ternyata bisa membawa banyak sekali dampak baik bagi kesuksesan pembangunan.

Surabaya pun tidak mau kalah pada 1969 mengeluarkan Lotto atau juga disebut dengan Lotres Totalisator untuk menghimpun dana penyelenggaraan PON. Judi pada masa itu dimainkan secara bebas sebelum berlakunya larangan judi di Indonesia. Yang mana pertama kali dimulai sekitar tahun 1993. Berikut beberapa alasan mengapa perjudian sangat dilarang di Indonesia!

Alasan Judi Terlarang di Indonesia

Memunculkan Tindak Kriminal

Salah satu hal yang membuat pemerintah Indonesia menerapkan larangan bermain judi yakni karena membawa banyak kerugian. Apabila kita lihat lebih jauh, banyak sekali orang yang akhirnya malas untuk bekerja. Mereka lebih mengandalkan keberuntungan dalam berjudi. Selain membuat orang menjadi malas bekerja, ternyata hal ini yang menjadi awal mula kerugian lain, yaitu munculnya tindak kriminal di kalangan masyarakat.

Banyak kasus kriminal yang muncul di masyarakat karena perjudian, seperti perampokan, perkelahian, hingga pembunuhan. Hal ini timbul dari kecenderungan masyarakat yang mulai kalah dan akhirnya jatuh miskin. Namun, kebutuhan akan uang sebagai modal inilah yang semakin besar dan sulit untuk didapat. Sehingga berbagai tindak kriminal tersebut pun terjadi, maka larangan judi di Indonesia pun diberlakukan. 

Membuat Miskin

Tidak hanya berdampak bagi para pemainnya saja, negara sendiri ikut mengalami kerugian finansial karena adanya perjudian. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang mencari permainan taruhan uang asli hingga ke luar negeri, dan mereka menghamburkan uang di sana. Sehingga, jelas membuat kerugian pada negara karena kekalahan terus-menerus, dan akhirnya membuat pemain semakin banyak “membuang” uang di luar.

Menyebabkan Candu

Sama halnya dengan rokok atau minuman keras, ternyata judi juga memberikan efek candu yang parah. Apalagi sekarang judi sudah bertransformasi dalam versi online yang jelas membuat banyak orang lebih mudah menjangkaunya. Dengan adanya permainan berbasis internet ini, jelas semakin menjadi-jadi. Maka dari itu, wajib sekali adanya larangan judi di Indonesia, terlebih untuk masyarakat usia muda.

Tentunya tidak ada hal baik dari sesuatu yang berlebihan, apalagi kecanduan dalam hal negatif. Seperti poin yang sudah kita bahas di atas, tentu Anda sudah bisa menilai apa sajakah yang akan timbul dari kecanduan judi ini. Semua hal jadi berpusat pada permainan judi saja, dan jelas tidaklah baik untuk kita masyarakat Indonesia yang harusnya bergerak maju.

Bertentangan dengan Moral

Melihat banyak hal negatif yang muncul dan memberi dampak buruk baik bagi pemain atau sekitar. Maka, jelas saja ini bertentangan dengan moral, dan menjadi hal yang dibenci oleh masyarakat Indonsia. Jadi, Anda pasti paham betul mengapa sampai adanya larangan judi di Indonesia setelah sempat legal. Karena meskipun sempat memberikan dampak positif, ternyata lebih banyak dampak negatifnya.

Pasal Larangan Perjudian

Pertama ialah ada di UU No. 7 tahun 1974 yang berisi tentang penertiban kegiatan perjudian. Lalu diikuti dengan adanya lembaran negara tahun 1974 Nomor 54 mengalami penambahan, yakni Nomor 3040. Di mana penambahan itu dimaksudkan untuk membatasi segala jenis kegiatan perjudian hingga sekecil-kecilnya. Hingga pada akhirnya menjadi penghapusan judi untuk seluruh wilayah Negara Republik Indonesia. Dari sinilah larangan judi semakin berkembang dan ketat tentunya.

Setelah itu, dari UU di atas Peraturan Pemerintah pun dikeluarkan tentang pelaksanaan dari penertiban kegiatan judi ini. Contohnya saja pada Pasal 1 ayat 2 yang menyatakan bahwa izin dari penyelenggaraan judi ini dicabut sejak 31 Maret 1981, dan berlaku hingga sekarang. Pemerintah berusaha semaksimal mungkin agar segala larangan judi di Indonesia, baik besar atau sekecil apapun bisa terhapuskan dari tanah air.

Sayangnya, masih sedikit kesadaran masyarakat tentang seberapa buruknya dampak yang ditimbulkan dari judi. Oleh sebab itu, larangan bermain judi pun semakin diperketat dengan adanya hukum pidana yang diberlakukan. Yakni pada pasal 303 KUHP, di mana siapa saja yang mengikuti atau ikut bermain judi akan dikenakan sanksi yaitu hukuman penjara selama 4 tahun. Tidak sampai situ saja, bagi pelanggar juga akan dikenakan denda sebesar 10 juta rupiah.

Aturan di atas ini sendiri ditujukan untuk segala jenis permainan judi di tempat umum. Baik itu di Casino, ataupun sabung hewan seperti ayam atau sapi. Dengan munculnya undang-undang di atas, maka bandar atau agen perjudian akhirnya membuat taruhan mereka secara online. Karena melihat aksesnya yang lebih mudah dan “tertutup”. Maka, pemerintah segera menyadarinya dan membuat peraturan baru dari larangan judi di Indonesia yang sudah dibuat sebelumnya.

Dikeluarkannya UU Nomor 11 tahun 2008, larangan tentang perjudian tidak hanya untuk fisiknya saja. Tetapi juga dalam bentuk apapun, termasuk untuk judi online ini. Bagi mereka yang kedapatan memainkan atau membuat situs judi ini, maka akan dikenakan hukuman penjara paling lama 6 tahun. Tidak lupa juga denda yang dikenakan hingga 1 miliyar rupiah.

Demikianlah beberapa alasan mengapa munculnya larangan judi di Indonesia, beserta juga dengan hukumannya. Adanya peraturan perundang-undangan ini, diharapkan masyarakat memiliki kesadarn penuh untuk menjalankan pelaksanaan dari penertiban kegiatan judi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *